Kamis, 19 Maret 2015

Hippie Hippy



WARNING :

Sebelum memulai membaca corat-coret gw ini ,

1.       Gw bukan penulis, yang gw lakukan Cuma corat-coret semua yang ingin gw sampaikan
2.       Bakal ada 3 cerita yang bakal gw buat, dan ini cerita pertama yang gw share ke kalian
3.       Cerita ini 80% imajinasi gw , 20% silahkan kalian pikirkan sendiri :p
4.       Cukup di nikmatin dan yang udah baca jangan lupa komentarnya mention ke @satriosv
5.       Selamat menikmati dan berusahalah jadi tokoh di dalam corat-coret gw ini,biar kalian ngerti apa yang mereka rasakan
                                                    
TERIMA KASIH (^_^)


Hai apa kabar?

Kata itu aku jadikan sebagai awal ini semua akan di mulai ya. Udah 6 tahun dari sejak awal kita saling mengenal.
       “Kalo enggak salah 2007 kan?

Kita mulai nyalain mesin waktu nya ya, kembali ke waktu saat kita memulai semuanya.

MY SPACE.. yap, kita kenalan di akun ini. Sejenis media sosial yang dulu sempat popular sebelum hilang dan tergantikan oleh facebook ,
 Ya begitu lah manusia, kalo udah nemuin yang baru, pasti yang lama terabaikan. Selalu mencari yang lebih baik tentunya.

Di my space ini aku mengenalmu
Menemukanmu yang selalu online ketika malam menjelang dan yang sukses mencuri perhatianku bahkan membuat aku memulai petualangan hidup sebagai seorang zombie.
OWLS

 Masihkah memakai nama itu? Namun, kamu menjuluki dirimu sendiri dengan nama OWLS ALMINO dan aku suka itu.

Pertama kali kenal,
karena kamu manajer dari band temenku, SUNSHINE KIDS.
Comment pertamaku untukmu adalah,

“Hai, manajer nya sunshine kids ya?
Aku akuin itu terdengar aneh untuk mengawali suatu pembicaraan.

Kalo kamu cuma menjawab “IYA,
berarti tamat lah sudah. Pembicaraan ini tentu enggak akan bisa berlanjut
Untungnya kamu merespon dengan kata “IYA dan KENAPA?hip hip hore!!

Kata ‘kenapa?’ itu menjadi kunci bahwa pembicaraan ini tentu bisa berlanjut
Oke. Langkah berikutnya harus berpikir sangat keras untuk pertanyaan selanjutnya,
supaya kamu tidak bosan ketika berbicara denganku.
Singkat cerita, akhirnya kita saling kenal dan saat itu kamu sedang kuliah di Jerman, kota Berlin, seingatku.

Hufftt!! Sekalinya ngegebet cewek, di pisahin sama laut. Untung enggak beda planet ya J dan  aku mengerti, thats why kamu hanya online nya pada malam hari.
YAHOO MESSENGER jadi surat terbaik untuk kita berbagi cerita, dari hal yang paling sederhana hingga sesuatu yang enggak masuk akal.
Masih teringat jelas di ingatanku,
picture awal yang kamu pasang di YM. Sebuah foto dengan wajah yang bukan milikmu.

Kenapa harus pake foto cewek yang sampai saat ini pun aku gak tau siapa dia— 
Semoga cewek ini diberi berkah yang setimpal atas kebaikannya karena sudah menutupi wajah kamu yang sebenarnya.
Setiap malam aku memulai chat dengan owowowowowowow.”
Lalu kamu menjawab “yoyoyoyoyoyoyoyo.

Dan setelah itu kita memulai semuanya.

 Masuk ke episode ketika kita semakin dekat, karena memang udah di niatian dari awal.
Setiap malam begadang dan pagi tetap berangkat kuliah –suatu perjuangan—

YAP. kamu berhasil membuat zombie versi terbaru, yang masih pakai hatinya untuk kamu.
Aku harus menyediakan pulsa minimal 1000 hanya untuk sms kamu satu kali.
 Seharusnya dulu aku melihara tuyul aja kali ya biar tiap hari dapet duit buat beli pulsa dan malam nya bisa online di warnet ampe pagi,
 sampai mungkin penjaga warnetnya berpikir untuk ngangkat aku sebagai anaknya,
Mulai membicarakan hal yang pribadi tentang kehidupan kamu, kesedihan kamu dan kebahagiaan kamu..

Ingat saat kamu nelfon aku jam 2 pagi dengan air mata?
 dan aku tersiksa karena enggak tahu gimana cara menghapusnya.

Kamu cerita semua hal yang akhirnya sampai saat ini aku tau,
  cuma AKU yang kamu percayai untuk itu semua, makasih J

Saat itu hal yang bisa aku lakukan hanya menghiburmu, owls, dan bikin lawakan segaring mungkin. 
Biasanya sih yang bisa buat kamu ketawa itu saat aku menjelek-jelekkan diriku sendiri.
 Hemm.. kenapa harus gitu sih?!?!$R%

Ingat enggak, detik terakhir sebelum kamu mengakhiri telfon
Owls : Jivan aku mau beli pintu kemana saja. Kamu cariin ya.”

Jivan : “Kenapa emangnya? Ya udah nanti ya, hari minggu jam 08.00 pagi aku ke RCTI deh. Nanti aku culik doraemon pas lagi syuting. aku sandera dia dan aku ambil pintu kemana saja buat kamu ya.”

Owls : “Bener ya? Enggak kok. aku cuma pengen ketemu kamu. Makasih ya udah jadi Jivan.

Oh ya, Owls manggil aku dengan sebutan Jivan
(sejenis mahluk se-ras sama baja hitam dan power ranger yang bisa jadi robot-robotan cari aja di om yang maha tahu, google)
Alasan dia manggil Jivan?
Karena dia pengen aku membela kebenaran dan menjaga dia dari monster-monster jahat
“Ya kan Owls kamu ngomong gini?”

Maklum aja kalo kedengaran aneh. Kami cuma melakukan hal yang menyenangkan dengan otak kanan kami, ya enggak Owls?
Lanjut ya. Hampir 10 bulan, kita dekat tanpa pernah ketemuan.
 Terkadang kami webcam-an, tapi membuat muka kita terlihat aneh saat loading datang tak diundang. Coba bayangin saat kami lagi nyengir dan pose di layar berhenti karena jaringan yang tersendat, ah tidak!!
Akhirnya kabar itu datang juga. Kamu bilang, kamu lagi liburan mau balik ke Indonesia.

That seems like denger kabar, “Hai Iyo elu udeh aye bookingin tiket ke surge.”
Senengnya di x 120 + 1200 hasilnya baru seperempatnya

Persiapan di pun mulai. Gimana pun caranya sebelum dia dateng, gue harus keliatan se kece mungkin se-emo mungkin dan seganteng maksimal mungkin. Rambut harus miring ke samping (wajib), celana harus melorot ampe keliatan boxer nya, baju sedikit junkies, dan sepatu Macbethboleh minjem.
 FYI : dulu dandanan kayak gitu lagi nge-trend. Sekarang disebut ALAY, sejak andika kangen band dan se-spesiesnya merasa ganteng dengan gaya seperti itu, damn!!
3 Agustus. Kamu telfon aku, kasih info kalo kamu lagi transit di Qatar.
Aku tanya, “Kapan nyampe? Mau aku jemput.” Jujur waktu itu aku belum tau bandara itu letak nya di sebelah mana dan naik apa ke sana.
Untungnya kamu jawab, “Enggak usah. Aku udah ada yang jemput.” OH YESSS selamat  :p

Aku bilang “Jangan lupa kabarin ya dan aku harus jadi orang pertama yang kamu kabarin.” 
Kamu jawab dengan mantap. “Siap jivannnn.” Saat itu kita belum jadian loh.
5 Agustus, kamu baru ngabarin aku kalau kamu udah sampai rumah. Kamu juga minta maaf karena baru beli perdana.

Saat kamu kabarin itu rasanya seperti habis memenangkan olimpiade matematika tingkat dunia yang selama ini cuma jadi mimpi.

Lanjut, 8 agustus, kita janjian untuk pertama kali nya ketemuan. Jeng jeng.....
Kita janjian di BLOK M Plaza jam 10 pagi

Aku tungguin kamu di depan Gramedia yang deket lift itu dengan muka yang pucat dan badan gemeteran. Perasaan campur aduk kayak es campur.

Masih ingat apa yang aku pakai hari itu? Kaos hitam Fall Out Boy, celana hitam ketat sampai buat melangkah aja kudu hati-hati biar gak robek dan sepatu Macbeth cokelat plus rambut miring ke samping yang udah ngelebihin dagu. Ganteng kan? J

Dan aaakhhhirrnyyyaaa…
Tak takk tik tiiik dduuugg duugggg. Sosok baby huey pun terlihat dari kejauhan sedang berlari-lari kecil dengan style celana hitam, kaos tulisan Indie Is Boy, sepatu Vanz bubble dan tas selempang
Iya itu kamu Owls. 
With senyum kecil yang membuat kamu terlihat makin imut.
Yeeaa akhirnya ada juga cewek yang giginya enggak dipagerin.

Tahu enggak saat itu ternyata kamu itu satu tingkat dari kata CANTIK Owls. Maaf, aku harus jujur.
 Kalau saat itu udah ada camera 360, aku rasa aplikasi itu enggak akan berguna buat kamu.

Syukulah kamu berbeda dengan foto yang pertama kali kamu pasang YM itu dan sekali lagi sampai saat ini pun enggak tau siapa dia?
Tanpa basa basi kamu langsung gandeng lengan aku. Hebat ya cara kamu membahagiakan seseorang, tanpa perlu memaksa aku untuk berusaha mencairkan suasana.
Hari itu kita nonton 2 film sekaligus di 21, ya kan?  Ingat gak saat tiket film yang ke dua hilang?  Kita mohon-mohon sama mbaknya, 

“Mbak beneran kok kita udah beli seriusan tapi tiketnya hilang. Beruntung mbak nya keturunan nabi yang baik hati, dia bilang “Gapapa masuk aja.” Yeeaa enggak perlu beli tiket lagi.

Oh iya, kita juga photobox dan aku masih simpan loh sampai sekarang fotonya.

Sebelum pulang, saat itu kita lagi di Mcd,
 kamu bilang.
Owls :  “Heh, kamu enggak nembak aku?
Jivan :  Iya, aku tembak ya?
Owls : Iya yang romantis ya. Kalo enggak, harus ulang lagi. Kesempatan kamu 3x . Kalo tiga-tiganya ditolak, berarti kita belum jodoh.” *evillaugh
What The F***?!%$# Setelah kita bersenang-senang hari ini, masih ada kesempatan buat di tolak dan bisa-bisanya bilang belum jodoh.
Aku mikir gimana caranya nembak seromantis mungkin. Enggak mungkin kan aku teriak di tengah Mcd, “Aku sayang kamu. Mau enggak jadi pacarku?” Dan menganggap semua yang makan di sana cuma figuran.  Kalo ini ftv, pasti mereka bakal bilang “So sweet sambil teriak-teriak ala alay “Terima-terima, dengan muka datar tanpa ekspresi dan tepuk tangan yang kompak abis kayak di dahsyat.
Ini dunia nyata. Hal pertama yang bakal di lakukan oleh mereka yang lagi makan di sana, kalo aku nekat melakukan hal itu adalah,  bisik-bisik sinis gitu dan bilang “Apa sih ini bocah-bocah abg, norak banget” dan berujung naas kita bakalan di usir dari Mcd, kemudian dari manajemen Mcd bakal ngeluarin selembaran dan peraturan baru, “DILARANG NEMBAK GEBETAN DI SINI!!”. Huuuff.

SKIP, ganti ide
Akhirnya aku pake hal sesederhana mungkin untuk nembak kamu, ya cara yang mainstream di lakuin sama pasangan, pertama genggam tangannya, tatap matanya.

Aku pun mulai ngomong,
Jivan : “Sederhanakan aku untuk mencintaimu dengan menjadi seseorang yang bisa kamu milikin, ya Owls?”

Dan ternyata..
Owls : “Bahasa kamu ribet ah. Iya aku terima. Aku pengen digangguin kamu terus sih. Sebenarnya enggak perlu kamu ngomong ribet gitu, juga aku terima sih.”

Arggghh...(ngunyah bangku Mcd). Fix kamu  itu mahluk Tuhan paling ngegemesin.

“Kita jadian tanggal 08 agustus “

Aku enggak tahu gimana lagi melukiskan kebahagiaan saat bersamamu. Satu yang pasti, selama kamu liburan di Jakarta, kita akan habis kan waktu ber-DUA.

Tiap hari jadi pengunjung pertama mall yang di sambut layaknya raja dan permaisuri, juga di ucapain selamat pagi sambil kepala nunduk gitu  sama mereka (kapan lagi coba?). 
Pas mau pulang, bakal gangguin orang-orang yang lagi beres-beres karena mall mau tutup, tetapi kita masih sibuk ketawa ketiwi. SATU kata, menyenangkan J

Menjelang kamu harus balik lagi ke Jerman, ada kabar yang bakal membuat kamu menjadi jauh lebih indah!!
Waktu itu kita lagi di Margo City, kamu bilang sama aku:

Owls : Aku kayanya enggak mau balik ah ke Jerman.”
Jivan : Kenapa? Kamu kan kuliah di sana, bagus buat kamu.
Owls :  “Ada hal yang buat aku harus di sini.”
Jivan : Kenapa? Saat itu aku berusaha meyakinkan kamu untuk balik ke Jerman.

Kamu enggak ngasih tahu alasannya, tapi aku tahu alasannya sekarang J

Owls :  “Ada hal yang aku sebut itu kebahagiaan, yang aku lebih inginkan untuk aku pertahanin, Jivan!

Tapi aku terus maksa kamu.

Dan kamu hanya bilang,

Owls : “Ini kan hidup aku. Aku yang tahu dimana aku bahagia dan aku yang rasain, bukan kamu Jiban. Tolong ngerti ya.”

Akhirnya, “Oke, aku nurut sama kamu.”

Singkat cerita, kamu enggak balik ke Jerman dan kita mulai jadi  tim pemburu universitas-universitas yang sesuai dengan kamu.
Banyak angkot dan bus kota yang kita jelajahin untuk nyari universitas yang sesuai dengan kamu, ya kan Owls?

Berangkat pagi pulang malam, dari kamu cantik hingga akhirnya tetep cantik.
Aku dari biasa aja, jadi lebih rendah dari kata “biasa aja”

Akhirnya kita nemuin universitas di salah satu pusat jakarta. Kita ke kampus A nya dan nanya-nanya  tentang kampus itu. Sempet di larang masuk sama satpam, mungkin pak satpam ini mikir kita mau jualan gorengan, ya Owls?

Ini kampus  enggak sembarangan orang boleh masuk. Mesti pake id card. Kita jelasin maksud kedatangan kita ke sana sama satpam itu dan akhirnya di bolehin masuk juga.

Kita pun memutuskan untuk memilih Universitas di pusat Jakarta itu untuk jadi kampus kamu.
Aku ngurus semua administrasinya. Maksudnya aku yang jalanin semuanya, duitnya mah dari ayah kamu tetep.

Kamu percayain semuanya ke aku dengan bilang,
 “Iya kamu aja yang ngurus semuanya. Aku percaya kamu pasti kamu kasih aku yang terbaik.”

Kata-kata kamu itu buat aku semangat dan jadi Super Saiya 3 untuk kamu.
Next, kita mencari tempat les bahasa Jerman
Itu salah satu syarat aku kan ya? Syarat untuk ngebolehin kamu di Indonesia.

Jangan sampai kemampuan bahasa Jerman nya hilang. Ketemu deh tuh, salah satu tempat les bahasa jerman di dekat stasiun Gondangdia. 
Kamu masuk kelas converstion.
Kamu les di sana dari jam 7 malam sampai jam 9 malam.

Awalnya sih aku enggak temenin.
Baru hari pertama masuk,  kamu udah nelfon,
 “Bayunya belum jemput, lama!!. Udah sepi di sini.” Oh iya, Bayu itu om nya.

Untung tuh mahluk yang namanya bayu dateng juga, setelah kena bawelan super duper mega maksimum nya si Owls,
Dari kejadian itu, tiap kamu les, selalu aku temenin. Aku jadi patung di kantinnya saat nunggu kamu selesai les. Biasanya sih kamu masakin aku makanan, enak banget!!!! Spaghetti rasa hambar, nasi goring keasinan, dll. Emang kamu paling jago kalo urusan masak deh dan HARUS habis lagi L

Tiap pulang, yang lain main keren-kerenan jemputan, pakai mobil merek apa, dan segala macam kesombongan lainnya sambil lirik-lirik dengan tampang yang lumayan lah buat jadiin samsak petinju. Dengan bibir di miringin 15 derajat, “Beb, aku cabut ya. Udah di jemput papi,” dan sebelah nya jawab “Aku juga ya beb, my boyfriend udah nunggu di depan nih.

Nah, giliran kita nih di depan sibuk nyari bajaj dengan adegan tawar menawar  semurah mungkin sama abang bajaj nya. Bahagia tuh Sederhana, cukup sama kamu kan J

Biasanya sih kita ke Sarinah dulu makan Burger King
Yeaaa!!!!!
                Salah satu cemilan yang bertanggung jawab atas naiknya badan kamu sampai 15 kg. (AMAZING)

Bersama kamu tuh adalah saat untuk menggemukan badan ya.

Perut kita kayaknya punya banyak karung yang kosong untuk di menampung  bermacam makanan.
Segemuk apapun kamu akhirnya, tapi buat aku kamu enggak berubah. Kamu tetap cantik seperti biasanya. Kalau sama kamu tuh, lupa caranya mencintai wanita selain kamu, ya Owls?

Mari menggemuk J

GROW FAT WITH YOU, ya enggak?
Aku ingat cara saat kita lagi becanda. Ingat gimana cara kamu tertawa, kamu akan selalu bilang aku menyebalkan. Ingat enggak istilah toy-toy”? Saat kamu ingin bilang amit-amit dan cie cie iyoo uhuuyy dengan logat nya Komeng di Spontan saat kamu lagi ngecengin aku yakan?

Biasanya sih kalau lagi nungguin film di 21 dan tidak melakukan apa-apa, kita main abc 5 dasar,  ya enggak Owls?

Kalau kalah, hidungnya di pencet ampe merah.
Hidung kita udah kaya Rudolph rusanya Sinterklas.

Di sini lah emansipasi wanita tidak berlaku, karena kalo kamu lagi kalah,
aku pasti disuruh ngalah. Curang ya  kamu.

Sky dining di Semanggi, biasanya kita main ngayal-ngayalan di sana.
Kita menyebut permainan itu UNTIL ONE DAY I MARRY YOU. 
Ya itu nama yang kamu pakai kalo ingin memulai permainan ini, permainannya sederhana: siapain imajinasi kamu sebanyak mungkin.

Biasanya kamu bakal bilang, “Jivan main until one day I marry you yuk.” Lalu aku jawab “Siap jendral, laksanakan.”

Jadi ini sebenarnya cuma istilah kita menghayal apa yang akan kita lakukan kalau kita nanti udah nikah, hal-hal menyenangkan apa yang bisa kita lakuin.
Oh iya kita punya dunia sendiri selain di sini dunia nyata untuk menampung segala hal aneh yang kita lakuin, dunia yang kita namakan

  Owls vs Jivan world’.

By the way, kenapa nama kamu yang harus pertama ya? Hemm.

Sebuah dunia yang NASA pun enggak mungkin bisa untuk ditemuin, dunia yang harus menggunakan imajinasi seluas mungkin untuk sampai ke depan gerbangnya.
Udah berapa tokoh kartun yang kita culik untuk tinggal di sana, Owls? Haha. Apa kabar ya dunia itu sekarang? Mungkin enggak dunia itu merindukan kita?
  
Gimana ya kalo kamu ngambek, Owls?
Kamu tuh kalau ngambek hebat banget. Kamu membuat aku tertawa dengan cara kamu cemberut. Membuat aku mengerti kamu itu dianugerahi Tuhan kelucuan yang overdosis, pipinya itu loh.
Hemm, kamu tuh enggak pernah marah. Enggak akan pernah keluar kata kasar dari mulutmu, karena kamu cuma ngambek.
Setiap kamu lagi ngambek, kamu selalu menerima pendapat yang masuk akal. Itu lah kamu.
Kamu cuma pengen bahagia kan Owls?
Dan enggak pengen buang-buang waktu untuk hal yang namanya ngambek.
Ritual sebelum tidur selain baca doa bobo nih ya, biasanya kita telfonan dulu. 
Nah, saat mata udah kaya di tibanin tronton, keluar deh tuh kata andalan yang selalu kita ucapkan tiap malam.
Begini nih kata-katanya:
Met bobo ya,  I love you Owls
Love you too Jivan
Jangan lupa pake banget ya”
“Iya
Inuimuilu

Jangan tanyakan apa artinya inuimuilu apa ya? Haha
Selalu menyenangkan bersamamu ya, Owls. Kita jalanin semua itu selama 3 tahun lebih tanpa pernah absen.
Jivan ingat tidak waktu malam-malam di depan Sarinah, lagi nunggu kamu di jemput?

Tiba-tiba kamu bilang gini tanpa ada setan lewat:

Owls : Jivan, aku enggak punya siapa-siapa, aku cuma punya kamu. Jadi, jangan tinggalin aku ya. Janji jari kelingking.”
Jivan : Iya, janji jari kelingking, sambil melingkarkan jari kelingking kita.
Jivan:  Aku bakal jadi film dengan chapter seumur hidup kamu sampai kamu bosan dan kembali gak bosen lagi.”
Owls : “Kalau aku yang bosen enggak apa-apa, aku enggak bakal ninggalin kamu, asal jangan kamu yang bosen ya.”

Kita pun tertawa setelah itu.

(Alasan kenapa Owls  tiba-tiba ngomong gitu, ada deh, ada hal yang enggak bisa diceritakan di sini)
Berapa lama saat masa bahagia ini berlangsung lebih dari 3 tahun, ya Owls ?
Ingat terakhir kita ketemu sebelum semuanya berakhir?
Aku sama kamu duduk di teras depan rumah kamu di temani susu dan pisang goreng serta ngasih makan si nyamuk
Kamu bilang:

Owls : Hai Jivan. Kamu percaya enggak bakal ada yang bisa buat mesin waktu?
Jivan :  “Mungkin tapi enggak sekarang. Kenapa kamu nanya gitu? Kalau seandainya ada pun ini akan jadi teori paradoks (yang enggak ngerti, silakan searching di Google). Kita enggak akan menemukan diri kita yang di dunia ini tapi kita di dunia yang berbeda.”
Owls : “Nyebelin ahh jawaban kamu.” Hemmm gitu ya? Nyebelin ya? tapi gapapa deh.”
Owls :  Aku mau buat ah Jivan.”
Jivan : Kenapa emangnya kamu mau buat mesin waktu?
Owls : Jadi, seandainya kamu pergi, aku tahu akan nyari kamu lewat mana. Aku temuin kamu deh di masa lalu, ya kan? Aku tampar kamu, terus aku peluk. Aku gak peduli dunia berbeda atau gak, yang penting ada kamu.” J
Jivan : Lah, aku kan enggak kemana-kemana.”

 Saat itu kamu cuma senyum, kemudian melanjutkan omongan kamu.

Owls : Jivan, kalo aku nanti berhasil membuat mesin waktu dan melihat kita di masa lalu, pasti aku iri, mereka masih bahagia di sana loh Jivan. Cara mereka ketawa, cara mereka main jail-jailan. Aku iri deh Jivan.”
Jivan : Kamu tuh kenapa?”
Owls  : “Aku bahagia denganmu, karena aku enggak perlu menjadi sempurna saat bersamamu. Ingat aku ya Jivan. Aku sayang kamu loh.”
Jivan : “Kenapa sih kamu ngomongnya gitu? Kesannya kayak ini mau berakhir aja.”

Kamu cuma bilang, “Gapapa kok!
Beberapa minggu kemudian kita udahan J.
Menyakitkan untuk mengingatnya.
Kamu dan aku, KITA hilang.

Ingat surat terakhir yang kamu kasih buat aku?

Yang kamu tulis dengan air mata kamu.
Ucapan selamat tinggal sebelum semua ini berakhir
Aku baca itu hanya sekali. Aku masih simpan kok suratnya.
Aku enggak berani baca lebih dari satu kali, karena itu lebih ampuh dari irisan bawang putih yang di jejelin ke mata. 
Saat membacanya, seperti ada tsunami di mataku, sampai aku rasa aku harus nyiapin ember.
Aku tau saat kamu menulis itu, 99% kamu menggunakan hati kamu dan 1% tanganmu untuk menulis.
                                         Terlalu menyakitkan untuk membacanya.
Selama 3 tahun kita enggak berhubungan sama sekali.
Selama itu ada pula, ada 3 tempat yang enggak pernah aku datengin.
 Bukan karena aku enggak mau, bukan juga karena aku udah nemuin tempat yang lebih indah dari itu, tapi karena:

Terlalu banyak kenangan tentang kamu yang tertinggal di sana, Owls.

Tau tempat apa aja itu?

“Sarinah, Semanggi dan Blok M.
Lucu dan terdengar sangat bodoh.

Sampai akhirnya tahun 2013 ini, aku berusaha menghubungi kamu.
Masih dengan nomor yang sama. 
Nomor kembaran kita yang enggak kamu ganti dan Mencoba cek twitter kamu dan masih sama. 
Kamu itu, masih polos seperti biasanya.
Aku telfon kamu itu susah banget. Butuh tenaga extra maksimumnya Ultra Mega Super Saiya 4 untuk memulai pembicaraan.

                [Pembicaraan yang mungkin akan membangunkan seisi dunia Owls vs Jiban dan mungkin membuat mereka siap berbenah untuk mulai berpetualang lagi.
Ingat malam itu..

Kamu terkejut ketika tahu aku yang telfon kamu.

Owls : Ngapain kamu?

Ya suara itu. Suara yang buat aku enggak pernah berhenti bahagia saat bersamamu.

Owls : “Kenapa sih kamu hubungin aku lagi?”

Aku cuma mikir, kenapa?
Jivan : “Kenapa kamu enggak matiin telfonnya kalau kamu enggak ingin bicara dengan aku?”
Owls  : Oke lanjut.  Mau ngomong apa? Aku gak punya waktu.”

Enggak punya waktu? Tapi akhirnya kita telfonan sampai pagi ya, ingat? J

Di telfon itu yang mungkin telah membedakan adalah aku yang sudah menggemuk dan kamu yang sudah mengurus, ya kan?
Aku sudah kerja dan kamu sekarang lagi lanjut ke program s2.
Kita hanya mengenangkan malam itu.
Jivan : Aku berhasil Owls membuat mesin waktu.”
Owls : “Ah mana bisa. Kamu kan oon.”
Jivan : Enak aja. Aku berhasil. Aku membuatnya di imajinasiku, tempat di mana saat kita masih bersama, kamu mau coba enggak?
Owls  : Ih apa sih kamu, kita udah dewasa tau!”

Tapi dengan bahasa kamu itu, aku tahu kamu enggak berubah, kecuali umur kamu!
Jivan : Cukup malam ini Owls. Kita berhenti jadi dewasa ya. Kita kembali ke masa di mana kita tidak butuh berpikir untuik menjadi dewasa. Mau nemenin aku enggak malam ini?
Owls : Hemm, nemenin apa?”
Jivan : Nemenin aku jalan-jalan pake mesin waktu di imajinasiku.”
Owls  : Okkkeeeeee. Malam ini aja ya.”
Jivan : Iya.” J

Kita pun mulai melakukan permainan yang sudah lama tidak kita gunakan.
Yaapp, Owls  vs Jivan world kembali berputar.
Canda yang sama,, tawa yang sama tapi selalu ada yang berbeda yaitu kita tidak lagi bersama.

Owls : Heh Jivan, aku bisa ngambil kamu di masa lalu itu enggak?”
Jivan : Kenapa emangnya?”
Owls : “aku pengen kamu yang di masa lalu.”

Aku cuma senyum.

Jivan : Maaf Owls, aku hanya mampu membuat mesin waktu ini untuk mengulang, tidak untuk mengembalikan.”
Owls  : Berarti kita di sini cuma mengenang ya?”
Jivan : Iya, nikmatin aja cara sederhana untuk bahagia.”
Owls  : Iya Jivan, ini sangat menyebalkan.” L

Kita bicara banyak hal, mulai dari alasan-alasan yang rasional dan irasional. Tidak terasa waktu udah hampir jam 5 pagi.

Sampai akhirnya sebelum kita menyelesaikan telfon itu, aku bicara:

Jivan :  Owls aku punya lagu, ini lagu terakhir yang aku ciptain buat kamu. Aku menyimpan kamu di lagu ini biar kamu abadi di dalamnya.” Judulnya”YANG TERLEWATI.” Aku nyanyiin ya Owls.

                                                                         Kamu teriak

Owls : Jangggaaannnnn! Aku matiin ya kalau ampe di nyanyiin. Bener-bener deh enggak bohong.”
Jivan : “Kenapa?,”
sambil ketawa geli, karena gaya bahasa dan cara ngomong kamu masih lucu seperti biasanya.

Owls : Pokoknya gak mau ya, awas ya!”
Jivan :  “Kamu takut nangis ya? dasar cengeng.”
Owls : “Enggak!
Jivan :  “Kamu sekarang bahagia Owls?

Kamu diemmm..

Owls  : Aku enggak tau.”
Jivan : Kamu mau cerita ke aku?”
Owls : “Enggak.”
Jivan : Inget gak kamu dulu sempet cerita kamu pengen jadi sesuatu yang beda dan terlihat di dunia?”

                Waktu itu katamu, 
“Aku ingin bikin sesuatu yang bisa membuat aku menjadi terkenang
Enggak perlu terlihat banget, cuma sekadar terlihat aja.”

             “Emang apa cita-cita kamu?”

“Aku ingin bahagia menjadi apa pun aku nanti.”
Jivan : “Masih sama Owls. Masih cita-cita yang sama?

Kamu diem
Owls  : Boleh aku enggak jawab kan Jivan?
Jivan : “Boleh kok.”

Sampai akhirnya, pagi mengingatkan kita untuk menyudahi telfon ini.
Aku harus berangkat kerja dan kamu kuliah.
Kita janjian untuk ketemu.

Untuk yang terakhir kali!! 
Kita ketemu bulan Juli  2013, di Blok M Plaza.

Kali ini aku jemput kamu di rumah. Hehe.
Pas ngeliat kamu setelah sekian lama,
kamu gak berubahhhhh.

Masih jadi baby Hui dengan lari-lari yang menggal-menggol.
Senyum yang sama dan jauh lebih cantik.
Namun, kali ini tanpa mengandeng tanganku.

Aku bilang, Owls, jadiin hari ini yang terbaik untuk kita ingat ya.”
Kamu cuma mengangguk.

Kita mengulang hal-hal yang telah terlewati, ya enggak?

Kita makan di tempat pertama kali aku nembak kamu.
Hingga tiba saatnya kita harus bicara hal yang indah, sebelum waktu ini berakhir.

Jivan : “Kamu menyesal pernah pacaran sama aku?

Owls :
  Aku enggak pernah menyesal untuk setiap hal yang aku laluin sama kamu. Yang aku sesali waktu yang enggak bisa diulang kmbali

Jivan : Kenapa kamu bilang enggak bisa kita ulang kembali?”

Owls: Karena aku dan kamu sudah terlanjur bahagia tanpa saling memiliki Jivan. Biarin kamu jadi waktu untukku mengenang saja ya? Di luar rasa sakitnya, aku bahagia sama kamu kok.”

Jivan : Kamu pernah kangen sama aku? Gimana cara kamu mengenangku?”

Owls: Seperti cara kamu mengenang aku lah.”
Aku diam di pojok, gak shower-an. Ya, itu terlalu mainstream.
Aku membuka file foto-foto kita dan ingat semua hal bahagia tanpa memikirkan yang menyakitkan.
Namun,tetap saja aku mengakhirinya dengan air mata.

Owls : Katamu, “Kenapa kita berakhir seperti ini ya?”

Jivan : Mungkin Tuhan mengajarkan kita untuk saling mengikhlaskan, yang terbaik enggak selalu untuk di miliki.”

Owls : Ya sebaiknya kita bersyukur lahir di waktu yang sama dan sempat untuk saling memiliki, walaupun tidak untuk selama nya ya Jivan.”

Owls :
Jivan, kita sama-sama jadi bayangan aja ya untuk satu sama lain, jadi di saat kita saling membutuhkan kita cukup untuk saling menyinari ,mau gak?

Jivan: Iya, owls

kita membicarakan itu semua dengan air mata,walaupun sebenarnya kita berusaha mengakhirinya dengan senyuman :)
Kamu dengan dandanan yang jauh lebih dewasa sekarang ya.
Begitupun dengan aku.

Kita telah menua, tapi tidak untuk kenangannya.

Kita akhiri pembicaraan itu dengan senyuman.
Yap. Hanya dengan senyuman dan pelukan
OWLS

Terima kasih. Aku simpan semuanya dengan waktu yang tak kan pernah aku buang ya, dengan cara yang paling indah.

Terima kasih untuk menjadi selamanya.

From Jivan: Semoga kamu bahagia, hai waktu yang menyebalkan.

HAPPY BIRTHDAY OWLS

Cuma ini hadiah dari aku buat kamu J
Sedikit mewujudkan mimpi kamu untuk menjadi sedikit terlihat.
PS: Kami masih berhubungan baik hingga detik ini.


kenapa 11:11 : karena itu waktu yang tepat untuk mulai mengingat dan mengulang waktu yang terlewati!


terima kasih :
-merlina 
-ryankinsdoll

ALASAN AKU TERSENYUM (Part 2)

ALASAN AKU TERSENYUM ( Bagian 2 )

WARNING :

Sebelum memulai membaca corat-coret gw ini ,

1.       Gw bukan penulis, yang gw lakukan Cuma corat-coret semua yang ingin gw sampaikan
2.       ini ada lah corat-coret  yang gw tulis untuk menyempurnakan konsep video sederhana dari Band gw "STILL VIRGIN -  Alasan aku tersenyum" tonton di link ini
http://youtu.be/5IlUpYDli74
3.       Cerita ini 100% imajinasi gw , 
yang belum baca bagian 1 nya bisa check di 
4.       Cukup di nikmatin dan yang udah baca jangan lupa komentarnya mention ke @satriosv
5.       Selamat menikmati dan berusahalah jadi tokoh di dalam corat-coret gw ini,biar kalian ngerti apa yang mereka rasakan
                                                    
TERIMA KASIH (^_^)



Dengan bergegas aku menyegerakan diriku untuk membuka surat dengan
Coretan  angka satu besar di pojok nya.
Ada sebuah photo terselip di dalam nya 
seorang gadis yang tersenyum  manis di baliknya
dan ada sosok pria.
ah tapi aku tidak bisa melihat wajahnya
kedua tangan gadis itu menutupinya, 
yang aku tau mereka terlihat bahagia

tak sempat berapa lama aku terpaku,
 kemudian aku tersentak,
 seperti bunyi alarm saat pagi
yang membangunkan ku dari tidur ku
gadis itu adalah aku,
 aku saat dimana jadi yang paling aku rindukan
hati ini terasa sesak , perasaan ini?, aku tak mampu mengingatnya!!!
Dan siapa pria itu?
Tak ingin terlalu lama berpikir
 dalam ketidak tahuanku  untuk mengingat
Aku segera membuka nya 
beberapa lembar kertas yang  ada di dalam surat tersebut
Sedikit mulai merasa tak sabar 
dan kemudian mulai hidup di dalam nya dengan membacanya....
“hai kamu yang pernah ada untuk tak mempedulikanku dan kemudian bicara tentang
Merindukanku saat aku telah hilang”
Itu Penggalan pertama yang menjadi awal di mulainya isi surat ini
Aku mulai melanjutkan membacanya
"Haha aku terlalu PD ya, tapi aku yakin saat kamu mampu membaca kata-kata di atas
Saat dimana kamu mulai mencariku, 
menerka siapa aku, dan dari mana asal mahluk ini" 
Sudah melihat photo itu?,

iya itu kamu, gadis dengan senyuman yang abadi dan tersimpan
Sebagai selama nya untuk seseorang
Dan kamu tau tidak? ,

 seseorang itu adalah aku.
Aku adalah dia yang kamu tutup wajahnya dengan kedua tangan kamu tapi kamu
Tak bisa sembunyikan kebahagian dari dirinya"
Aku mulai tersentak, ingatan ku mulai memaksa untuk bekerja sangat keras
Mencari kenangan tentang dirimu
Aku melanjutkan kembali
"Kamu tau?

 Aku pengagum terberat mu , pemuja terhebat mu dan itu aku habis kan untuk seumur hidupku
Saat dimana seharusnya tak ada kata cinta mengalir dalam hidupku,
 aku telah menyukaimu
Bodohnya aku, kamu terlalu terlihat sangat menarik untuk ku
Sangat dan sangat menarik
Bagaimana ini semua di mulai?
Aku coba tulis kembali ya,
 ingatan mu kenangan mu tentang ku yang mungkin terhapus
Kali ini aku pastikan dengan tinta yang tak akan pernah bisa hilang.

Aku seseorang yang akan berjalan pulang ketika jam sekolah telah usai
Dan akan memasuki kelas sesuai dengan waktunya.
Jangan pernah bayangkan kamu melihat ku sebagai seseorang yang memiliki banyak sahabat
Atau mereka yang bisa di sebut sahabat
Aku jauh dari itu semua
Mungkin saja kamu akan mengingatku
 ketika aku mengatakan kepadamu
Kalo aku adalah ahli dalam pemberi tawa
Ah tapi bukan pemberi tawa seperti yang kamu pikirkan,
Aku yang sebagian besar dari mereka yang  bisa di sebut sebagai
Seorang sahabat dengan cara menjahiliku, mengerjaiku
Membuatku terlihat benar-benar bodoh di depan semuanya,
Mereka ciptakan lelucon yang  menyenangkan untuk mereka, tapi tidak untuk ku
Buat ku?,
Itu adalah hal yang membuatku bersikap keras dengan membenci mereka
Aku tak peduli pendapat semua orang tentang
Tingkat kedewasaan seseorang,dengan alasan apapun
Karena itu bukan pembelaan ketika kamu mengorbankan
Seorang anak yang lainnya.
Aku terisolasi, aku jadi sempat berpikir apa yang membedakan
penjara dengan sebuah sekolah
buat ku sahabat tak pernah ada
selama tak ada yang bisa kamu dapatkan keuntungan darinya.
dalam kasus ku keuntungan dalam pemberi tawa
oh iya , kamu duduk di depan ku,
selalu seperti itu , aku yang mampu untuk selalu melihat mu dari belakang
dan dirimu yang tak pernah melihat ku
kamu ingat,
waktu itu sedang tidak ada guru di kelas
seperti biasa ketidakadaan guru di kelas membuat suasana kelas menjadi rame riuh
dengan tawa canda ,
di tengah keriuhan itu
sekumpulan anak ,yang memang terkenal dengan kenakalannya
berjalan ke arah bangku yang aku duduki
dengan senyum yang penuh arti
hemm.. aku tau sepertinya
sebentar lagi aku akan menjadi bahan lelucon mereka lagi
dan tawa untuk satu kelas tentunya
sejurus kemudian mereka menyapa ku
hai sahabat?  
tanpa peringatan terlebih dahulu
mereka langsung meriasku  dengan tangkasnya ,
sebuah bolpoin
bertanggung jawab menjadi alat riasnya
tawa mereka lepas
sepertinya terdengar sangat puas
jangan bayangkan bagaimana bentuk muka ku,
aku juga tidak bisa membedakan muka ku dengan selembar kertas
yang di gambar oleh anak usia 5 tahun.
Aku sudah pasrah saat itu apa yang bisa aku lakukan,
aku bagi mereka seseorang yang tak ada kan
Lagian hal ini sudah sering mereka lakukan
Pernah aku di jadikan sasak tinju buat mereka
Menjadi pesuruh untuk mereka
"Tolong belikan ini
Tolong kerjakan Tugas ini
Dan tolong..tolong lainnya"
Ya itu akan membedakan sebutan tolong dengan memanfaatkan sih
Aku tak pernah tau salah ku apa ke mereka
Dan sering kali aku berpikir
Apa kah emang begitu menyenangkannya mengerjai seseorang sampai sebegininya?

Kalo itu menyenangkan ,
kenapa aku tidak pernah ikut tertawa ya
Padahal mereka melibatkan ku di dalam nya
Walaupun sebagai seseorang yang menjadi bahan tawa mereka.
Entahlah, aku tak kan pernah tau perasaan mereka seperti apa,
Karena aku tak kan pernah melakukan seperti yang mereka lakukan kepadaku
Karena Aku tau rasanya.
Dalam lamunanku dan kepasrahan ku di tengah tawa seisi kelas
Sebuah tangan menariku ,
Menyeretku keluar dari kerumunan mereka
Yang sedang meriasku dengan asiknya
Ya itu dirimu…dirimu dengan wajah kesel mu,
 mimik seriusmu, yang sejurus kemudian

Berteriak dengan kencang ke arah mereka
Benar-benar terlihat marah
Aku ingat apa yang kamu teriakan
"Heyyyy
Apa yang kalian lakukan kepada dia,
Kalian pikir ini lucu,
Sungguh ini sangat memuakkan melihat tingkah kalian"
Dengan tawa yang belum sempat mereda
Salah satu dari mereka yang mempunyai postur sangat besar di bandingkan
Dengan seseorang seumuran nya
Menjawab
"Apa yang salah , kita Cuma sedang merias dia kan,
 biar keliatan gantengan dikit
Seharusnya dia yang berterima kasih kepada kita sebagai sahabatnya
Karena telah membantunya terlihat lebih menarik haha"
Aku saat itu hanya mampu tertunduk
Tak mampu berbicara sepatah kata pun
Benar-benar tak tau harus berbuat apa
Kamu menoleh ke arah ku
Dengan tatapan tajam mu
Kemudian menarik ku semakin menjauhi mereka
Dan berjalan ke arah luar kelas
Aku hanya mampu mengikuti langkah mu
Kita menuju ke arah kantin sekolah
Di sana kamu menyuruhku duduk dan perlahan kamu hapus
Sisa coretan di muka ku dengan sapu tangan mu
Membuat jantungku semakin kencang berdetak
Wajah mu benar-benar hanya berjarak beberapa centimeter dari ku


Kamu terlihat cantik!
Sial! Umpat mu
"Susah sekali menghapus coretan di wajahmu ini"

, aku diam saja  tapi di dalam hati ku berbicara
"Kamu sebenarnya telah menghapusnya sangat bersih
saat kamu berdiri untuk membelaku tadi
 Sayang, kamu tak menyadarinya"

Kemudian kamu mulai membuka pembicaraan

"Apa yang kamu lakukan hah???
Kenapa kamu tak lawan mereka?
Kamu senang terlihat bodoh seperti ini??"
Aku hanya tertunduk
"Lihat ke arah ku" , hentak mu dengan sangat keras
"Apa yang kamu takutkan ,
 apa yang mereka lakukan kepadamu itu bukan  hal yang menyenangkan untuk mu kan?

JAWAB AKU!!!"
Teriak mu kepada ku
Dengan perlahan di sertai ke gugupan yang luar biasa karena  berhadapan dengan mu
Aku mulai mencoba bicara
"Aku Cuma tak tau apa yang harus aku lakukan
Aku seseorang dengan kemampuan berinteraksi yang sangat
Rendah dan Tak memiliki kepercayaan diri yang tinggi"
"Lihat diriku deh, siapa yang berharap akan sangat kagum
Bila berdekatan dengan ku
Jangan kan bersahabat
Untuk kenal pun akan terasa tidak di perlukan"
"Apa yang salah dengan dirimu?"  Katamu
"Dan kenapa kamu terus menunduk dan berkeringat seperti terkena siraman
Air sember begitu"
"Aku hanya tak terbiasa berbicara dengan wanita dan mungkin ini pertama kalinya
Aku bisa berbicara dengan cukup lama dengan wanita", jawabku

Perkataan ku saat itu,
 membuat mu tertawa dengan lepas
"Apa yang kamu takutkan
Dari mahluk yang bernama wanita
Apa mereka mampu membuat mu terinfeksi penyakit
Yang mematikan dan menular" lanjutmu
"Hehe , aku Cuma merasa tak pantas
Wanita sangat hebat menurutku
Lagian juga kebanyakan wanita merasa nyaman dengan sikap ku ini,
Mereka sepertinya juga terganggu dengan keberadaanku"  kata ku lagi
Kamu menghentikan tawa mu,
 dengan nada yang serius kamu kembali bicara
"Kenapa kamu ini, apa yang salah di dirimu ,
kenapa kepercayaan dirimu ada di
Angka minus seperti ini
Kamu tau , di mataku, kamu sama dengan mereka,
sama dengan orang-orang yang lainnya"
"Iya, aku mengerti ,tapi kebanyakan dari mereka tak berpikiran sama dengan mu" bantahku lagi
"Sejujurnya jangan sepenuhny salahkan mereka, atas ketidak mampuan mu
Bersikap, ketidak mampuan  dalam kepercaya diri an mu" dengan mimik seriusmu
"Iya aku tau, tapi mau bagaimana lagi ,mungkin ini sudah menjadi takdirku
Bersikap seperti ini
Dan mungkin juga dunia telah membagi ku kedalam bagian yang di sebut
Mereka yng terpinggirkan"
Kamu terdiam sebentar
"Berhenti merendahkan dirimu"

 , hayu kita kembali ke kelas
Aku mulai mengikuti langkahmu
Oh ya , gandeng tangan ku , perintahmu
Hahh???? Dengan mimik bingungku
Cepat sudah lakukan saja
Aku mulai menggenggam tangan mu
Aku tak mampu lagi menjelaskan bagaimana rasanya
 saat tangan ku mulai menyentuh tanganmu

Kamu membawa ku masuk ke dalam kelas
Sesampainya di dalam.

 Kamu langsung menuju ke depan kelas dan berdiri di depannya
Bersama ku tentu saja
Dan mulai berbicara yang membuatku benar-benar seperti mendapatkan kejutan
Ah bukan hanya aku tapi seisi kelas
Dengan nada mu yang ceria
Kamu mulai meneriakkan dengan yakin
"Jangan pernah ganggu dia lagi,
Karena mulai sekarang , dia adalah
"PACARKU"

"Jadi aku tak ingin kalian menyakiti dia lagi , titik
Dia telah menjadi nobita dan aku shizuka terbaik
Dalam kehidupan nyata ini".
Jeduaaarrr!!!!!!

Seisi kelas yang tadi ramai seketika menjadi sunyi semuanya
Benar-benar terdiam
Aku tak pernah merasakan suasana seperti ini ,

selain saat sedang berlangsung ujian
Aku pun benar-benar terkejut
Apa yang kamu lakukan saat itu.apa yang kamu pikirkan,
Kamu sudah benar-benar gilaa
Kamu merusak reputasi dirimu sendiri sebagai salah satu wanita
Yang di kagumi sekolah ini dengan mengatakan itu
Aku tak tau harus berbicara apa lagi, selain mulutku
Yang masih menganga
APA YANG KAMU RENCANAKAN?????
Kamu tersenyum ke arahku
Mengajak ku kembali ke bangku yang aku tempati
Tapi kali ini kamu duduk di sebelahku
Bangku yang tak pernah terisi, karena biasanya aku duduk sendiri
Kini terisi
Kamu yang selalu ada di belakangku kini ada di sampingku
Oh ya saat tadi sedang berjalan ke arah tempat duduk ku
Aku melihat wajah-wajah mereka yang tadi menertawakan ku
Yang biasa mengerjaiku
Muka yang shock seakan tidak percaya dengan apa yang baru mereka dengar dan mereka lihat

Dan kamu sempat berhenti sesaat di depan mereka
"Terima kasih ya, karena riasan kalian semua , dia jadi terlihat menarik, dan membuatku
Benar-benar terpikat akan dirinya" , sindirmu
Mereka tiba-tiba jadi seperti patung ,
tanpa aku sadari ,aku tersenyum
Ah kenapa ini terasa menggelitiku ..
Perasaan ini sungguh tak mampu aku jelaskan
Sepanjang jam sekolah  berasa menyenangkan untuk pertama kalinya

Saat pulang sekolah
Kamu mengajakku pulang bersama
Menjadikan itu sore yang tak terlupakan
Di tengah jalan aku mulai memberanikan diri
Bertanya
"Apa yang kamu lakukan tadi?"
"Kenapa emangnya?aku sedang menolongmu tau"
,
"Tapi itu akan membuatmu terlihat jatuh dimata teman-teman mu"
"Haha , tak masalah bagiku, lagian siapa yang peduli
Dengan hal ini
Meraka akan tetap menganggap dirimu
Menjadi manusia yang beruntung karena menjadi pacar ku haha,
Tapi ingat ini hanya untuk waktu sebulan,
 aku hanya membantumu
Dengan permainan pacar-pacaran ini
Dan aku akan mulai mengajari setiap kekuranganmu dalam kepercayaan dirimu
Jadi kan ini les privat dengan ku selama sebulan ini ok?
Setelah itu kamu harus merubah dirimu sendiri"
"Kamu mau membantuku" , tanyaku
"Iyaa, tentu saja , satu lagi jangan pernah jatuh cinta kepadaku"
"iya"kataku J

"Tiand ?" tanya ku lagi
"Eh jangan memanggilku dengan nama asli ku
Panggil aku dengan shizuka
Dan aku akan memanggilmu dengan nobita
Ok?"
"Ok" kataku
"Aku akan kenalkan apa itu sahabat kepadamu", yakin dirimu kepadaku
Sepanjang jalan itu kamu banyak membicarakan tentang dirimu,
Dan aku hanya menjadi pendengar yang baik
Kamu benar-banar berusaha mencairkan suasana sebaik yang kamu bisa

Tanpa terasa kita telah tiba di stasiun kereta yang kita tuju
"Yappp, aku sampai di sini , aku akan naek kereta dari sini , kamu?"
"Aku menunggu bis di dekat sini", kata ku
"Makasih ya shizuka"
Kamu tersenyum,
"oh ya besok kan hari sabtu , bagaimana kalo kita jalan?
Tenang ini bukan kencan, Cuma jalan biasa sebagai seorang sahabat"
 katamu
Aku mengangguk
"Ok jam 9 pagi ya kita bertemu di sini"
Iya kataku
"Ok kalo gitu sampai jumpa besok,
Ganbatee nobita" J

Malam pun tiba
 tapi aku sibuk dengan isi lemari ku
Apa yang harus aku pakai untuk bertemu dengan mu,
Ini pertama kalinya di seumur hidupku jalan dengn seorang wanita
Aku harus benar-benar terlihat super kata ku,
 meskipun ini bukan kencan
Kemudian aku menyelinap ke kamar orang tua ku , niatku sederhana
Aku ingin meminjam tanpa memberi tahu terlebih dahulu kepada orang tua ku hehe
Aku mulai mengambil barang-barang yang aku perlukan
Parfum , bedak, gel rambut dan lain- lain,
Aku ingin bereksperimen dengan ini semua pikirku
Aku melihat handycam tergantung di dekat tv, sebaiknya aku pinjam juga
Aku ingin merekam semua momen bersama mu yang tak terlupakan
Sekembalinya aku di kamar ku sendiri
Aku mulai melihat-lihat majalah remaja  dan mempraktekan apa yang tergambar di sana
Tentang fasion terbaru yang lagi in
Bagaimana dandanan mereka , bagimana cara mereka berpakaian
        Semalaman itu aku sibuk dengan hal itu semua.

  tanpa terasa waktu telah menunjukan ke arah 3
Sepertinya aku harus segera bergegas tidur, kalo tidak aku bisa telat
Nanti pagi
Aku pun mulai terlelap
-------------------------------------------------
Sinar mentari masuk ke dalam celah-celah jendela kamarku
Aku pun terbangun dari tidurku
tapi tidak mimpiku
Karena aku hari ini masih bermimpi karena alasan mu
Aku persiapkan diriku sebaik mungkin untuk hari ini

singkat cerita
Aku menunggu mu di depan stasiun sesuai yang kemarin kita janjikan
Tak berapa lama kemudian kamu datang
Astaga saat itu kamu benar-benar terlihat sangat menarik
Sangat terlihat cantik
kamu berlari kecil ke arah ku , mendekatiku
"Apa yang kamu kenakan???????"
Muka mu terlihat terkejut
Hahhhhh??? Jawab ku bingung
"Mau kemana kamu dengan setelan kemeja jas ini
Dan apa ini , berapa banyak bedak yang kamu taburkan ke muka mu
Kamu terlihat seperti kue putri salju
Astaga dan ini bibirmu benar-benar merah , kenapa harus menggunakan lipstik
Kamu seperti kembang desa kesiangan"
Aku terbengong…
Ah tidak apa yang terjadi, perasaan aku telah mengikuti dandan di majalah itu semalam
Sial, dalam hatiku
Kamu benar-benar tertawa
Pantesan dri tadi aku merasa setiap orang memperhatikan ku
Dengan tatapan aneh
"Ikut aku , kita cuci muka mu" ,
Kamu mengajak ku ke arah kamar mandi di dalam stasiun
Eh,,
Dengan cueknya kamu langsung nyelonong masuk
Tanpa mempedulikan ada logo pria di depan pintu wc nya
       
Kamu menenggelamkan muka ku di wastafel wc
Kamu membasuh semua muka ku
"Eyuuhhhh apa ini??
Lengket sekali"
"Itu gel rambutku yang aku kenakan" , jawab ku
Kamu kembali tertawa
Tanpa mempedulikan orang-orang yang mulai memperhatikan
Dirimu karena memasuki toilet pria
"Nah sekarang
Jauh lebih baik"

  setelah kamu selesai membersihkan ku
"Tapi aku tidak bisa berbuat apa-apa dengan jas kemeja ini
Huff tak apa lah haha" katamu
"
"Aku salah kostum ya??"
"Banggeeeettttt" katamu

Kita pun tertawa
"Mau kemana kita?"
"Udah ikut aja" katamu
Di dalam kereta  yang telah kita naiki
Kamu bertanya kepadaku,
"Hey untuk apa handycam itu"
"Oh ini, untuk merekam semua yang kita lakukan hari ini"
"Wah menarik, ok coba rekam aku" katamu
Ok, Aku tekan tombol recording pada handycam itu
Dan mulai merekam dirimu diriku dan sekitar perjalanan yang kita lalui
Semua di penuhi dengan canda
"Kita telah sampai" katamu,

memberhentikan keseruan yang kita lakukan di dalam kereta
Kita melanjutkannya dengan menaiki bajaj istimewa , kenapa istimewa
Karena ada kamu di dalam nya :P
Cuma membutuhkan waktu 15 menit di dalam bajaj istimewa itu

 sampai akhirnya kita sampai di sebuah taman yang luas
Di penuhi warna hijau yang menyegarkan mata
"Ini lah tujuan kita" ,  katamu
"Tempat apa ini", kata ku
"Tempat dimana kita kan bermain dengan menggunakan banyak imajinasi" katamu lagi

Haha aku hanya tertawa
Kita duduk di sebuah bangku tak jauh dari air mancur yang ada pada taman itu
"Apa yang akan kita mainkan", tanyaku

kamu mulai menjelaskan

"Nama permainannya truth or dare
Permainannya sederhana"

"Aku contohkan ya
Jadi awalnya kita akan bermain tebak-tebakan secara bergantian
Seandainya kita gak bisa jawab
Baru deh di kasih pertanyaan truth or dare

Kalo kamu pilih truth ,
kamu harus jawab semua pertanyaan aku
Dengan jujur nggak boleh bohong ya,apa pun pertanyaan itu
Kamu nggak boleh marah
Nah kalo kamu pilihnya dare, aku akan memberikanmu
Tantangan yang harus wajib kudu kamu lakukan
Apa pun itu
Ok , bagaiman berani gak?" Katamu
"Hayuu kataku, siapa takut" , yakin ku
Maka di mulai lah permainan truth or dare itu
sampai  akhirnya aku tidak bisa menjawab tebakan dari mu
lagian tebakan apa coba

 kecil hitam keringetan?
Masa jawab nya semut rangrang lagi push up
Susah banget di masuk akalin haha
Tapi ya lagi-lagi emang kodratnya yang namanya pria harus ngalah sama wanita

"Peraturan no 1 wanita selalu benar
Peraturan no 2 wanita nggak pernah salah
Peraturan no 3 kalo wanita salah liat peraturan no 1 dan no 2"
Haha
Lanjut ke hukuman yang di kenakan kepadaku
      Aku harus milih antara truth or dare oleh kamu

Dengan keyakinan penuh aku memilih dare
"Yakin kamu milih dare" , tanyamu lagi
"Yakin pake banget", kataku
"Ok kalo begitu, nobitaaa aku tantang kamu berkenalan dengan wanita
Yang lagi duduk sendiri di bangku sana"
Sambil menunjuk ke arah wanita tersebut

"Hahhhh..??????
Ahhh tidak , yang lain aja deh tantangannya" … dengan muka melas ku
"No way" , tegasmu
"Tapi bagaimana bisa aku melakukannya,
Satu-satunya wanita yang aku baru pertama kali ngbrol aja Cuma kamu
Kamu tau aku kan?"
Kamu tak bergeming
"Perjanjian tetap perjanjian
Lagian siapa suruh kamu milih dare"
Haha tawa mu penuh kemenangan
"Ya udeh dah kalo begitu", sambil menyesali keputusan ku memilih dare
Dengan keberanian ku yang Cuma seukuran semut rangrang yang tadi lagi pushup
Aku mulai bergerak ke arah wanita yang di tunjuk oleh kamu
Rasanya aku seperti alien dari planet jupiter yang ingin berkenalan dengan mahluk bumi

Benar-benar tak tau apa yang harus aku lakukan

"Sudahlah bodo amatan" kata ku
Kamu hanya ketawa cekikan melihat ku yang sedang mencoba berkenalan

Hasilnya????
Jelas banget wanitanya langsung kabur ,tanpa butuh waktu lama
Menyisakan diriku yang menjadi bahan tawaan dirimu
Tapi kali ini aku ikut tertawa juga meski aku yang jadi bahan tertawaan dirimu
Ah aku tau bedanya sekarang
Terima kasih shizuka
Tapi di mulai dari itu semua kamu perlahan mulai mengajariku
Caranya membangkitkan kepercayaan diriku
Mengenalkan kepadaku apa itu dunia yang kamu tau tapi tidak pernah
Berusaha aku masuki.
Bagaimana cara mendekati mereka dan mengajariku  cara memperlakukan mereka

Hari itu , hari terbaik dalam hidup ku
Hingga bagaimana aku telah menjadi sosok yang berbeda karena mu
Sekolah menjadi sangat menyenangkan untuk ku
Aku mulai mampu bergaul kepada semua orang dan tentu saja

Mereka yang sebelumnya sering mengerjai ku

Walaupun  awal nya harus di mulai dengan perkelahian
Karena penolakan ku untuk pertama kali nya saat ingin di kerjai oleh mereka.
Meski aku kalah dalam perkelahian itu
Setidaknya saat itu mereka mulai sadar tentang keberadaan ku
 Dan aku telah berubah menjadi jauh lebih baik menurutku
Semuanya karena aku mengikuti samua saran mu

 di sekolah tak ada sedikit waktu yang kita gunakan
Tanpa kita lakukan bersama
Tawa yang sangat tulus dan tawa yang telah lama aku simpan

Aku menyadari satu hal saat itu
Tawa ku senyum ku bukan berasal dari diriku,
tapi karena kamu,
Karena kamu yang membiarkan ku melakukan nya dengan keberadaan mu


Terima kasih untuk sempat ada

Semenjak kamu menarik tanganku ke arah kantin waktu itu,
Kamu tau?,
Maap, aku telah melanggar janjiku
 tapi aku telah mencintai seseorang yang menjadi satu-satunya
Dalam hidup ini yang akan pernah aku lakukan
Sekali lagi, Terima kasih shizuka" J

-------------------------------------------------------------
Itu akhir yang bisa aku baca dari surat pertama yang kamu berikan kepadaku.
Aku menatap langit langit kamarku
Air mata ku menetes tanpa aku tau apa sebab nya
Seiring dengan senyum yang tak mampu aku hentikan
Banyak pertanyaan kembali hinggap dalam pikiran ku
Ada apa ini?
Kenapa aku bisa melupakan mu
Kenapa tak ada satu pun di kenanganku
Yang mampu mengingat tentang dirimu
Seandainya kamu benar-benar berharga kenapa kamu hilang?
Atau apa mungkin aku yang hilang
Dengan cara apa kamu bisa terlupakan oleh ku?
Tapi aku tau,

di dalam sana aku ingat aku pernah berbagi tawa bersama mu,
Kenangan ku bersama mu mungkin sedang tertidur entah bagaimana caranya
Yang pasti aku akan membuat alarm terbesar di dunia ini  untuk membangunkannya
Tunggu saja!!!!!
Dengan segera aku mengambil surat kedua yang kamu berikan kepadaku
Aku ingin tau …….


BERSAMBUNG.........